Setahun kerja PB PDHI artinya hampir setahun juga kerja kami di VETNESIA. Hampir, karena keputusan memberi nama majalah kece ini dengan nama VETNESIA waktu itu tepat pada tanggal 2 Januari 2019. Nah, berhubung edisi ini FOKUS UTAMA kita membahas kinerja dan capaian 1 tahun pertama PB PDHI, maka izinkan saya untuk sedikit flash back perjalanan majalah VETNESIA yang sudah hampir 1 tahun ini. Boleh ya?

Mungkin belum banyak yang tahu, sebenarnya majalah ini awalnya tidak ada dalam list program kerja organisasi. Bukan apa-apa, beberapa kolega pasti sudah membayangkan betapa repotnya membuat majalah yang harus terbit tiap bulan. Bagaimana proses pengumpulan naskahnya, bagaimana nanti editingnya, dan bagaimana membuat desain layoutingnya. Pun tentu saja, bagaimana mempertahankan konsistensinya (Terbit tiap bulan, bro, sist, bayangin)

Akhirnya dukungan dari beberapa kolega khususnya mereka yang mau bergabung dalam tim redaksi mulai mendorong ‘bola besar’ bernama VETNESIA ini untuk bergerak. Kemudian kami mulai mengumpulkan para kolega yang mau berkontribusi, orang-orang yang ringan dalam berbagi ilmu dan pengalamannya, merekalah para kontributor VETNESIA. Tanpa mereka, VETNESIA hanyalah lembaran-lembaran kosong.

Kami membawa gerakan #DokterHewanMenulis, mendorong sebanyak-banyaknya dokter hewan untuk menulis dan menampilkan tulisannya di media. Memunculkan atau menampilkan peran profesinya sesuai bidang keahliannya, dengan menulis. Alhamdulillah, sampai hari ini sudah ada puluhan kontributor yang membersamai pergerakan ini. Redaksi pun mengusahakan agar ada rewards bagi para penulis atau kontributor. Kami usulkan ke organisasi, setidaknya setiap tulisan yang dimuat di majalah ini bisa mendapatkan poin SKPB, InsyaAlloh 2020 terealisasi.

Di tangan Anda saat ini adalah VETNESIA edisi 11, capaian angka ini rasanya mustahil tanpa apresiasi dan dukungan dari kolega semua. Lagi-lagi saya sampaikan bahwa kami bergerak dalam keterbatasan, karenanya jika ada kekurangan mohon pemakluman. Khususnya untuk pelanggan versi cetak yang ternyata harus mengalami terlambat pengiriman pesanannya, maafkan, dan pasti akan kami selesaikan. Rilis tiap bulan membuat dinamika menggarap VETNESIA sangat terasa, rekan-rekan meluangkan waktu di sela waktu pribadinya menjadi hal yang kadang harus dipaksa.

Akhirnya, terima kasih atas segala apresiasi dan dukungannya, menjaga konsistensi di tengah keterbatasan kadang menjadi hal yang sulit untuk dibela, tapi semangat tim redaksi dan rekan-rekan kontributor serta keikhlasannya untuk berbagi selalu bisa mengalahkan itu semua. Tetap #SupportVetnesia dan InsyaAlloh kita akan berjumpa lagi dengan edisi-edisi berikutnya, tahun depan!

Selamat membaca,
Jangan lupa menulis juga.

Salam,
Drh. Arief Ervana
(Pemimpin Redaksi)

 

UNDUH : Majalah Vetnesia Edisi September 2019