5 Film Tentang Pelecehan Seksual di Kampus yang Wajib Ditonton: Dari Penyalin Cahaya hingga Guilty

Pelecehan seksual adalah suatu tindakan yang sangat serius dan memprihatinkan, yang bisa terjadi di berbagai tempat, termasuk dalam lingkungan pendidikan tinggi. Kasus-kasus seperti yang baru-baru ini mencuat di Fakultas Hukum Universitas Indonesia menggambarkan betapa mendesaknya isu ini. Tangkapan layar percakapan grup mahasiswa yang berisi komentar merendahkan terhadap perempuan menjadi viral, menyoroti bagaimana pelecehan verbal dan objektifikasi terus terjadi di kampus-kampus kita. Dalam konteks tersebut, sejumlah film telah dihasilkan untuk menyuarakan dan mengedukasi masyarakat tentang masalah ini. Berikut adalah lima rekomendasi film yang mengangkat tema pelecehan seksual di kampus, dari “Penyalin Cahaya” hingga “Guilty”.
1. Guilty (2020)
Film “Guilty” merupakan karya Ruchi Narain yang mengusung tema drama thriller. Dalam film yang tayang di Netflix ini, kita diperkenalkan pada karakter Nanki, seorang mahasiswi yang menghadapi tuduhan kekerasan seksual terhadap seorang idola kampus. Aktris Kiara Advani memerankan Nanki, sementara Taher Shabbir dan Akansha Ranjan Kapoor turut berperan dalam film ini. Cerita berfokus pada perjalanan Nanki dan kekasihnya yang berusaha mengungkap kebenaran di balik tuduhan tersebut dengan mendalami berbagai sudut pandang yang ada.
2. Citation (2020)
Dari Nigeria, film “Citation” disutradarai oleh Kunle Afolayan dan terinspirasi dari kisah nyata. Film ini mengikuti perjalanan seorang mahasiswi cerdas yang berani melaporkan profesor terkemuka setelah mengalami percobaan pemerkosaan. Melalui peran Temi Otedola sebagai protagonis, “Citation” tidak hanya menceritakan tentang keberanian seorang perempuan, tetapi juga tantangan yang dihadapi dalam mendapatkan keadilan di dunia akademis. Film ini bisa disaksikan di platform Netflix.
3. Penyalin Cahaya (2021)
Sutradara Wregas Bhanuteja menghadirkan “Penyalin Cahaya”, sebuah film drama misteri yang mengangkat isu pelecehan seksual dan perjuangan penyintas dalam mencari keadilan di lingkungan kampus. Film ini dibintangi oleh Shenina Syawalita Cinnamon, Chicco Kurniawan, dan Lutesha. “Penyalin Cahaya” menjadi sorotan karena menggambarkan betapa sulitnya bagi seorang penyintas untuk diakui dan diperjuangkan hak-haknya dalam institusi pendidikan. Film ini juga dapat dinikmati di Netflix.
4. Demi Nama Baik Kampus (2021)
Film pendek “Demi Nama Baik Kampus” merupakan kolaborasi antara Kemendikbudristek dan sutradara Andi T. Cerita ini mengikuti perjalanan seorang mahasiswi yang mengalami kekerasan seksual oleh dosen pembimbingnya saat menyelesaikan tugas akhir. Melalui narasi yang kuat, film ini menggambarkan dampak yang ditimbulkan dari tindakan pelecehan dan pentingnya melindungi mahasiswa di lingkungan akademis.
5. Dear Nathan: Thank You Salma (2022)
Dari karya penulis Erisca Febriani, “Dear Nathan: Thank You Salma” disutradarai oleh Kuntz Agus. Film ini merupakan sekuel yang melanjutkan kisah Nathan dan Salma, yang kini memasuki dunia perkuliahan. Diperankan oleh Jefri Nichol dan Amanda Rawles, film ini tidak hanya berfokus pada romansa, tetapi juga menyentuh isu serius mengenai pelecehan seksual yang dialami oleh teman sekelas Nathan. Cerita ini mengajak penonton untuk lebih memahami dan memperhatikan isu-isu sosial yang sering kali terabaikan di kalangan mahasiswa.
Kesimpulan
Film-film yang mengangkat tema pelecehan seksual di kampus ini menunjukkan bahwa isu ini semakin mendapatkan perhatian di kalangan masyarakat. Setiap film, dengan pendekatan yang berbeda, berusaha memberikan pandangan yang lebih dalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh penyintas serta pentingnya kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan inklusif. Dengan menonton film-film ini, kita tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pemahaman yang lebih baik tentang realitas yang dihadapi banyak orang di dunia pendidikan.
➡️ Baca Juga: Vidi Aldiano Berpulang Menghadap Sang Pencipta: Ini 7 Perjalanan Hidup dan Karya Ikonik Sang Duta Persahabatan
➡️ Baca Juga: Verifikasi Keselarasan Data Sertifikat Tanah dengan Panduan Praktis Ini




