Keisya Levronka Perbarui Lagu “Tak Pantas Terluka” dengan Gaya Bring Me The Horizon

Jakarta – Keisya Levronka sedang dalam perjalanan transformasi musikal yang menarik dengan album keduanya yang berjudul ‘Rombak’ yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Salah satu sorotan utama dari album ini adalah kembalinya lagu “Tak Pantas Terluka”, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu karya melankolis dari album debutnya, ‘Levronka’ (2023). Namun, kali ini, pendengar akan disuguhkan dengan versi baru yang berjudul “Tak Pantas Terluka (Lagi)”, yang dibalut dalam aransemen pop-rock yang terinspirasi dari nuansa era 2000-an. Lagu ini kini hadir dengan semangat yang lebih kuat, berani, dan penuh emosi yang meledak. Dalam acara listening party yang berlangsung di kantor Universal Music Indonesia, Keisya berbagi tentang proses kreatif di balik transformasi lagu ini yang sangat dipengaruhi oleh interaksi di media sosial.
Transformasi Melodic: Dari Balada ke Pop-Rock
Keisya menjelaskan bahwa evolusi lagu “Tak Pantas Terluka” tidak terlepas dari kreativitas para warganet. Versi rock yang viral di TikTok menjadi sumber inspirasi bagi Keisya untuk mengubah lagu tersebut ke dalam aransemen baru. “Kalian mungkin ingat ada yang membuat versi rock dari ‘Tak Pantas Terluka’ di TikTok. Saat aku memutuskan untuk menjadikan album kedua bertema pop-rock, aku teringat dengan versi itu dan akhirnya kami menciptakan versi pop-rock,” ujarnya dengan penuh semangat.
Inspirasi Dari Bring Me The Horizon
Pilihan Keisya untuk menjelajahi jalur pop-rock juga dipengaruhi oleh musik yang ia dengarkan saat ini. Ia mengungkapkan ketertarikan yang mendalam terhadap band asal Inggris, Bring Me The Horizon. Menurutnya, band ini sangat merepresentasikan energi dan karakter yang ia rasakan dalam musiknya. “Aku lagi dengerin Bring Me The Horizon terus-menerus, dan aku merasa itu mencerminkan siapa diriku,” tambahnya.
Momen Kebangkitan: Kolaborasi dengan Vierratale
Puncak dari pengalaman musikal Keisya terjadi saat ia berkolaborasi secara spontan dengan band Vierratale di sebuah acara di Malang. “Ketika kami berkolaborasi, aku merasa seperti menemukan diri sendiri. Saat itu, aku membawakan lagu-lagu mereka dan merasakan kebebasan di atas panggung,” ungkap Keisya. Momen tersebut memberikan dorongan emosional dan artistik yang mendalam, yang sebelumnya tidak sepenuhnya ia rasakan.
Ekspresi Diri di Atas Panggung
Keisya menggambarkan pengalaman kolaborasi tersebut sebagai pelarian kreatif yang sangat dibutuhkan. “Di atas panggung, aku bisa melompat, bersenang-senang, dan benar-benar mengekspresikan diriku. Semua itu membuatku merasa, ‘Inilah Keisya yang sebenarnya’,” katanya dengan wajah ceria. Ia menjelaskan bahwa kesempatan untuk bergerak bebas dan berinteraksi dengan penonton membuatnya merasa lebih terhubung dengan musik yang ia bawakan.
Melangkah ke Era Baru dengan ‘Rombak’
Album ‘Rombak’ tidak hanya menjadi wadah bagi lagu-lagu baru, tetapi juga sebagai pernyataan identitas baru Keisya. Dengan menggabungkan elemen-elemen rock yang kuat, ia berharap dapat menyentuh hati pendengarnya dengan cara yang berbeda. “Aku ingin memberikan sesuatu yang lebih dari sekadar lagu. Aku ingin pendengar merasakan energi dan emosi yang aku rasakan saat menciptakan musik ini,” jelasnya.
Menemukan Suara Baru
Sebagai seorang artis muda, Keisya terus mencari suara yang paling cocok untuk dirinya. “Proses pencarian ini sangat penting. Setiap lagu yang aku tulis adalah bagian dari perjalanan menemukan siapa diriku sebagai seorang musisi,” tambahnya. Dengan berani menjelajahi genre baru, ia menunjukkan bahwa ia siap untuk tumbuh dan berevolusi dalam karir musiknya.
Keterlibatan Penggemar dan Media Sosial
Keisya juga menyadari dampak besar media sosial dalam karirnya. Ia berinteraksi dengan penggemar melalui platform-platform tersebut dan merasakan bagaimana mereka berkontribusi dalam proses kreatifnya. “Sosial media memberi ruang bagi kita untuk berbagi dan mendapatkan feedback yang berharga. Itulah mengapa keterlibatan penggemar sangat berarti bagi saya,” jelasnya.
Menjaga Keterhubungan dengan Pendengar
Melalui postingan dan video, Keisya sering berbagi momen-momen di balik layar dari proses kreatifnya. Ini bukan hanya untuk memperkenalkan musiknya, tetapi juga untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan penggemar. “Aku ingin mereka merasa terlibat dalam setiap langkahku. Musik adalah tentang koneksi, dan aku ingin mereka menjadi bagian dari perjalanan ini,” tambahnya.
Kesimpulan Perjalanan Musik Keisya Levronka
Dengan semangat yang baru, Keisya Levronka siap untuk meluncurkan album ‘Rombak’ dan mempersembahkan versi baru dari “Tak Pantas Terluka” kepada dunia. Transformasi musiknya dari balada melankolis ke pop-rock yang berenergi adalah pernyataan keberanian dan kreativitasnya sebagai seorang seniman. Melalui eksplorasi suara baru dan keterlibatan dengan penggemar, Keisya menunjukkan bahwa ia tidak hanya sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai inovator di industri musik Indonesia.
➡️ Baca Juga: Tarif Tol Trans Jawa Naik Mulai Pekan Depan
➡️ Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026: Cek Status Terbaru dan Informasinya di Sini




