Optimalkan Investasi Infrastruktur Berkelanjutan ORIS PT SMI untuk Hasil yang Menarik

PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) kembali membuka peluang investasi yang menguntungkan bagi masyarakat Indonesia melalui rilis Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS). ORIS terbaru ini adalah bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026. Inisiatif ini menunjukkan komitmen PT SMI dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam memajukan ekonomi negara. ORIS menawarkan cara yang mudah dan terjangkau bagi investor individu untuk berinvestasi secara langsung dalam proyek infrastruktur yang penting untuk kemajuan negara.
Dana yang terkumpul dari penerbitan ORIS ini akan digunakan secara strategis untuk mendanai berbagai proyek infrastruktur yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga energi terbarukan. Berinvestasi di ORIS tidak hanya memberikan potensi imbal hasil yang menarik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan memiliki dampak positif bagi lingkungan dan sosial. Reynaldi Hermansjah, Direktur Utama PT SMI, dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada Senin, 9 Maret 2026, menegaskan pentingnya peran pasar keuangan nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa dana yang diperoleh dari penjualan ORIS akan digunakan untuk mendanai proyek infrastruktur di berbagai sektor, termasuk jalan dan jembatan, rumah sakit, penyediaan air minum, dan ketenagalistrikan. “Penerbitan ORIS ini dapat memperkuat peran pasar keuangan nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” ujar Reynaldi. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen PT SMI untuk terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan infrastruktur melalui instrumen investasi yang inovatif dan terpercaya.
Reynaldi menjelaskan lebih lanjut bahwa melalui instrumen ORIS, PT SMI tidak hanya fokus pada penyelesaian proyek fisik, tetapi juga pada nilai tambah yang dihasilkan untuk masyarakat. Ini terlihat dari dampak ekonomi yang berhasil diciptakan oleh perusahaan. PT SMI mengerti bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Dari segi kontribusi terhadap pembangunan nasional, nilai proyek yang telah dibiayai oleh PT Sarana Multi Infrastruktur secara akumulatif adalah Rp 1.183 triliun, mencakup 192 proyek PSN,” terang Reynaldi. Angka ini menunjukkan skala investasi yang signifikan yang telah dilakukan oleh PT SMI dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN), yang memiliki dampak besar bagi ekonomi Indonesia. “Menurut perhitungan kami, kami telah mendapatkan efek multiplier sebesar 8,9 kali. Kami juga mendukung 5 dari 8 visi asta c
➡️ Baca Juga: Satgas Covid-19 Kembali Aktifkan Posko Daerah
➡️ Baca Juga: Kebijakan Terbaru Komdigi: Batasi Akses Medsos untuk Anak Dibawah 16 Tahun
