Pemkot Mataram Lanjutkan Pendistribusian Banpang untuk 46.983 PBP, Ini Kriteria dan Cara Mendapatkannya

Pemerintah Kota Mataram, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah memulai kembali program pendistribusian bantuan pangan yang akan menjangkau 46.983 penerima bantuan pangan (PBP) di tahun 2026. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang mungkin timbul setelah periode libur panjang, seperti Idul Fitri.
Pendistribusian Bantuan Pangan di Mataram
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram, Sudirman, pendistribusian bantuan pangan dimulai pada hari Rabu, 1 April 2026. Bantuan ini akan diberikan kepada PBP yang tersebar di 47 kelurahan di seluruh Kota Mataram.
Pada bulan sebelumnya, yaitu Februari dan Maret 2026, bantuan pangan sudah disalurkan ke beberapa kelurahan sebelum dimulainya libur Idul Fitri. Pendistribusian yang dilakukan saat itu mencakup tiga kelurahan, dengan harapan agar bantuan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Strategi Pendistribusian
Pendistribusian bantuan pangan ini merupakan bagian dari pencanangan program bantuan pangan tahun 2026. DKP berencana untuk melanjutkan distribusi ke seluruh PBP yang terdaftar. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa jika bantuan disalurkan saat libur, akan ada kemungkinan penyerapan yang tidak optimal.
- Distribusi dilakukan di 47 kelurahan di Kota Mataram.
- Hanya tiga kelurahan yang mendapatkan bantuan sebelum libur Idul Fitri.
- Jumlah penerima bantuan pangan meningkat dari tahun lalu.
- Target penyelesaian distribusi adalah satu minggu ke depan.
- Bantuan pangan mencakup beras dan minyak goreng.
Dari total 50 kelurahan di Kota Mataram, hanya tiga kelurahan yang menerima bantuan pada awal distribusi, yaitu Kelurahan Dasan Agung Baru (274 PBP), Mataram Barat (205 PBP), dan Monjok Timur (241 PBP).
Detail Bantuan Pangan
Setiap kepala keluarga (KK) atau PBP akan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang merupakan jatah untuk bulan Februari dan Maret 2026. Bantuan ini dapat diambil di kantor kelurahan masing-masing.
Setiap KK berhak mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Program ini dirancang untuk meringankan beban pengeluaran keluarga, terutama bagi mereka yang berada di kategori miskin atau rentan.
Tujuan Program Bantuan Pangan
Program bantuan pangan pemerintah memiliki beberapa tujuan penting, antara lain:
- Mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin.
- Mencegah kerawanan pangan di masyarakat.
- Menurunkan angka stunting di kalangan anak-anak.
- Menjaga stabilitas harga bahan pokok.
- Meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan.
Diharapkan, bantuan pangan yang diterima masyarakat dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka setelah merayakan Idul Fitri, sehingga kualitas hidup mereka dapat terjaga.
Peningkatan Jumlah Penerima Bantuan
Di tahun 2026, jumlah PBP yang terdaftar di Kota Mataram mencapai 46.983 KK. Ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu sekitar 15.000 KK dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya mencatat 31.046 KK sebagai penerima bantuan.
Proses Penambahan Penerima Bantuan
Peningkatan jumlah penerima ini merupakan respons terhadap usulan dari aparat tingkat bawah, seperti kepala lingkungan dan lurah. Usulan tersebut kemudian diproses oleh pemerintah pusat menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan akurasi dan keadilan dalam penyaluran bantuan.
Kualitas Bantuan Pangan
Sudirman juga menjelaskan mengenai kualitas beras yang didistribusikan. Hingga saat ini, tidak ada keluhan yang diterima dari PBP terkait kualitas dan volume beras yang telah disalurkan.
Sebelum pendistribusian, tim DKP melakukan pengecekan langsung di gudang Bulog untuk memastikan kualitas beras yang akan diberikan kepada masyarakat. Sejauh ini, tidak ada penerima yang mengajukan protes terhadap kualitas beras yang diterima.
Dengan adanya pengawasan yang ketat dan proses distribusi yang terencana, diharapkan program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Mataram.
Pentingnya Transparansi dalam Pendistribusian
Transparansi dalam proses pendistribusian bantuan pangan adalah hal yang sangat penting. Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai mekanisme dan kriteria penerima bantuan. Dengan demikian, diharapkan tidak ada kebingungan atau kesalahpahaman yang muncul di masyarakat.
- Informasi mengenai kriteria penerima bantuan akan disampaikan secara terbuka.
- Proses distribusi akan dilakukan secara adil dan merata.
- Pengawasan akan dilakukan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
- Partisipasi masyarakat dalam pemantauan distribusi sangat dianjurkan.
- Komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat akan diperkuat.
Dengan upaya ini, Pemerintah Kota Mataram berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pangan yang disalurkan. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama di masa-masa sulit.
Secara keseluruhan, program pendistribusian banpang ini adalah langkah strategis untuk mendukung masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi dan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan berkualitas. Dengan komitmen dan perhatian yang tinggi dari pemerintah, diharapkan program ini dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi permasalahan pangan di Kota Mataram.
➡️ Baca Juga: Optimalkan Investasi Infrastruktur Berkelanjutan ORIS PT SMI untuk Hasil yang Menarik
➡️ Baca Juga: 12 Inspirasi Outfit Paskah Pria untuk Tampil Fresh dan Stylish di Hari Spesial



