ProRes video di iPhone 15 Pro ternyata makan storage 6GB per menit ini alternatifnya

Fakta mengejutkan: rekaman berkualitas tinggi bisa menghabiskan sekitar 6GB per menit saat merekam 4K, dan banyak kreator kaget saat ruang internal cepat penuh.
Banyak pengguna belum sadar bahwa format ini aktif pada semua kamera, termasuk kamera depan, namun tidak didukung pada mode Sinematik, Time‑lapse, atau Slo‑Mo. Di pengaturan: Pengaturan > Kamera > Format > Apple ProRes.
Penting diketahui: perekaman hingga 4K 30 fps tersedia secara internal, sementara perekaman 4K 60 fps hanya bisa saat memakai penyimpanan eksternal lewat USB‑C. Untuk model 128 GB, perekaman internal dibatasi pada 1080p 30 fps.
Di artikel ini, kami akan mengurai apa itu format berkualitas tinggi, kapan Anda perlu menggunakannya, dan cara menghemat ruang tanpa mengorbankan hasil. Ikuti panduan langkah demi langkah untuk pengaturan, opsi codec alternatif, serta workflow cepat untuk grading dan ekspor.
Mengapa ProRes di iPhone Pro boros storage dan kapan sebaiknya dipakai
Fidelitas tinggi pada rekaman membuat ukuran berkas melonjak. apple prores adalah codec profesional yang menyimpan lebih banyak data per frame. Hasilnya detail, dynamic range, dan akurasi color lebih baik, tapi file jadi jauh lebih besar.
Di iphone pro, manfaat ini ideal untuk proyek yang butuh ruang edit luas dan grading mendalam. Namun untuk rekaman harian atau vlog pendek, penggunaan ini sering berlebihan.
- Data per frame lebih banyak: menjaga detail dan dynamic range sehingga ukuran file membengkak.
- Gunakan saat profesional: pas untuk produksi sinematik atau gabungan kamera di set.
- Hati-hati dengan mode: codec ini tidak aktif di beberapa mode seperti Sinematik, Time‑lapse, dan Slo‑Mo.
- Log memberi fleksibilitas: namun footage terlihat datar dan butuh pascaproduksi, bukan untuk langsung unggah.
Singkatnya, pilih apple prores saat kualitas akhir sangat penting. Untuk distribusi sosial yang akan dikompresi, pertimbangkan apakah manfaatnya tetap terasa setelah platform memproses file.
Cara mengaktifkan Apple ProRes dan opsi Log/HDR/SDR di iPhone 15 Pro

Sebelum merekam, penting tahu cara mengaktifkan codec berkualitas tinggi dari pengaturan agar hasilnya maksimal.
Masuk ke Pengaturan > Kamera > Format > Apple ProRes dan aktifkan. Setelah itu, opsi akan muncul di aplikasi Kamera saat Anda beralih ke mode Video.
Di aplikasi Kamera, pilih mode Video, lalu ketuk nilai resolusi dan fps di pojok layar. Aktifkan toggle ProRes untuk mulai merekam video berkualitas tinggi.
- Mengubah encoding: kembali ke Pengaturan > Kamera > Format > ProRes Encoding untuk pilih HDR, SDR, atau Log.
- Rekomendasi singkat: pilih SDR untuk alur sederhana, HDR untuk layar yang mendukung, dan Log saat butuh fleksibilitas grading.
- Batasan: tidak tersedia pada Sinematik, Time‑lapse, dan Slo‑Mo; rencanakan alternatif jika membutuhkan fitur tersebut.
- Catatan model: rekaman internal mendukung 4K 30 fps; 4K 60 fps hanya lewat penyimpanan eksternal pada model tertentu.
| Setting | Lokasi | Kapan Dipakai |
|---|---|---|
| Aktifkan apple prores | Pengaturan > Kamera > Format | Saat butuh kualitas tinggi untuk grading |
| Atur resolusi & fps | Aplikasi Kamera (pojok layar) | Sesuaikan durasi & storage |
| Pilih HDR/SDR/Log | Pengaturan > Kamera > Format > ProRes Encoding | SDR: cepat; HDR: tampilan luas; Log: grading |
Prores Video Iphone 15 Pro: pengaturan, batasan model, dan kebutuhan storage

Mengelola rekaman berkualitas tinggi butuh pemahaman batas perangkat agar Anda tidak kehabisan ruang saat produksi. Ketahui apa yang didukung dan kapan perlu menambah penyimpanan eksternal.
Model & batasan teknis
Secara internal, perangkat mendukung sampai 4K 30 fps pada perekaman berkualitas tinggi. Untuk merekam 4K 60 fps secara andal, sambungkan SSD eksternal yang kompatibel via USB‑C.
Perlu diingat, beberapa mode seperti Sinematik, Time‑lapse, dan Slo‑Mo tidak mendukung codec ini. Atur resolusi dan fps sebelum take untuk menghindari masalah exposure dan kapasitas.
Catatan khusus untuk varian 128 GB
Jika Anda memakai varian 128 GB, perekaman ke penyimpanan internal dibatasi pada 1080p 30 fps. Ini penting agar Anda tidak kehilangan momen penting karena asumsi ruang yang salah.
- Gunakan SSD bila butuh 4K 60 fps konsisten.
- Periksa kecepatan tulis dan format SSD sebelum merekam.
- Buat checklist kapasitas kosong, kabel USB‑C, dan pengaturan sebelum produksi.
| Perangkat | Internal max | Via SSD |
|---|---|---|
| iPhone 15 Pro | 4K 30 fps (128 GB: 1080p 30 fps) | 4K 60 fps |
| iPhone 15 Pro Max | 4K 30 fps (128 GB: 1080p 30 fps) | 4K 60 fps |
Hitung-hitung ukuran file: cara menekan 6GB per menit tanpa mengorbankan kualitas
Ukuran berkas bisa melonjak cepat saat rekaman berkualitas tinggi. Rencana sederhana sebelum syuting membantu mengontrol penggunaan penyimpanan dan menjaga alur kerja tetap lancar.
Estimasi ukuran per resolusi dan dampak pada workflow
Sebagai gambaran, rekaman 4K dengan setting berkualitas tinggi bisa menghabiskan beberapa gigabyte per menit. Setiap kenaikan fps juga menaikkan kebutuhan ruang secara signifikan.
Pilihan 1080p pada banyak kasus menurunkan beban tanpa merusak hasil akhir untuk platform sosial. Buatlah klip pendek, simpan sebagai unit terpisah, lalu pindah ke SSD jika durasi total besar.
Strategi praktis: fps, HDR vs Log, dan manajemen file
Turunkan fps dari 60 ke 30 bila gerakan tidak ekstrem; ini langkah cepat untuk memangkas ukuran. Untuk mayoritas konten online, 24–30 fps sudah memadai.
SDR cocok untuk alur cepat dan kompatibilitas luas. Pilih Log hanya saat Anda butuh fleksibilitas grading dan bersedia sediakan storage tambahan untuk proxy atau optimized media.
- Gunakan 1080p untuk cuplikan sosial atau grafik yang tidak butuh crop besar.
- Pecah rekaman panjang jadi beberapa file agar transfer dan backup lebih aman.
- Hindari pre-roll/post-roll berlebih; rekam hanya saat perlu.
- Selalu hitung durasi syuting vs kapasitas sebelum berangkat; siapkan SSD bila perlu.
| Setting | Efek pada ukuran | Rekomendasi |
|---|---|---|
| 4K, 60 fps | Sangat besar | Gunakan hanya dengan SSD eksternal |
| 4K, 30 fps | Besar | Untuk proyek pendek atau saat butuh detail |
| 1080p, 24–30 fps | Lebih ringan | Sweet spot untuk sosial dan efisiensi kerja |
Alternatif hemat storage: dari HEVC hingga rekam ke SSD eksternal
Untuk menghemat ruang tanpa mengorbankan tampilan, ada beberapa alternatif yang praktis dan mudah diikuti.
HEVC/H.265 ideal untuk konten harian. Format ini memberi kualitas tinggi dengan ukuran file lebih kecil. Gunakan saat Anda butuh unggah cepat atau menyimpan banyak cuplikan harian.
Rekam ke SSD eksternal via USB‑C saat Anda tetap butuh kualitas tinggi. Dengan penyimpanan eksternal yang cepat, perekaman hingga 4K 60 fps atau bahkan 4K 120 fps pada model yang mendukung menjadi mungkin.
Kontrol lewat aplikasi pihak ketiga
Aplikasi seperti Blackmagic Camera memberi kontrol manual mendalam. Final Cut Camera memudahkan integrasi ke workflow editing dan mendukung opsi lanjutan.
- Gunakan HEVC untuk B-roll dan ProRes untuk shot kunci.
- Pastikan SSD bersertifikasi kecepatan tinggi dan kabel USB‑C andal.
- Simpan preset untuk skenario berbeda agar switching cepat dan aman.
| Opsi | Kelebihan | Rekomendasi |
|---|---|---|
| HEVC/H.265 | Ukuran kecil, kualitas baik | Konten harian, unggah cepat |
| Rekam ke SSD eksternal | Dukung 4K 60/120 fps tanpa kehabisan ruang | Gunakan SSD cepat & kabel stabil |
| Aplikasi pihak ketiga | Kontrol exposure dan workflow terintegrasi | Blackmagic untuk kontrol; Final Cut untuk editing |
Workflow editing: grading Log di DaVinci Resolve/Final Cut dan ekspor efisien
Alur pascaproduksi yang rapi membuat perbedaan besar saat bekerja dengan footage log. Footage log sengaja tampak datar agar informasi highlight dan shadow tetap utuh untuk proses grading.
Mulailah dengan konversi menggunakan LUT dasar untuk mengembalikan rentang warna ke tampilan standar. Setelah itu, atur exposure, contrast, white balance, dan saturation secara bertahap sampai mendapat look yang diinginkan.
Mengapa footage Log terlihat datar dan cara pakai LUT
Profil log menyimpan lebih banyak data sehingga gambar awal terlihat abu‑abu dan kontras rendah. Ini normal dan justru memberi fleksibilitas saat melakukan color correction dan grading.
Gunakan LUT konversi sebagai dasar, lalu sesuaikan manual. Langkah ini mempercepat workflow dan menjaga konsistensi warna antar klip.
Alur edit‑ekspor: proxy, arsip, dan delivery
Buat proxy atau optimized media jika sumber berukuran besar, seperti file apple prores. Proxy menjaga timeline tetap lancar saat mengedit.
Ekspor sesuai tujuan: H.264/H.265 untuk unggahan cepat ke YouTube atau Instagram, dan simpan master apple prores untuk arsip atau broadcast.
| Langkah | Tujuan | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Konversi LUT | Dasar grading | Mulai dari preset lalu tweak manual |
| Proxy/optimized | Performa timeline | Buat sebelum edit untuk file berukuran besar |
| Ekspor akhir | Deliverable | H.264/H.265 untuk web; simpan master di format berkualitas |
Backup semua sumber, project file, dan master di drive terpisah. Uji potongan singkat di ponsel dan monitor SDR/HDR sebelum final delivery agar hasil color tampil konsisten di platform target.
Kesimpulan
Ringkasnya, keputusan format perekaman menentukan beban kerja dan kebutuhan penyimpanan sepanjang produksi.
Pilih apple prores hanya bila Anda butuh fleksibilitas grading dan integrasi ke pipeline profesional. Untuk konten cepat, HEVC lebih efisien dan hemat ruang.
Manfaatkan SSD eksternal via USB‑C pada model yang mendukung untuk membuka rekaman 4K 60/120 fps dan menghindari kehabisan ruang internal. Baca opsi penyimpanan eksternal sebelum syuting.
Final Cut membuat rute dari rekam ke edit jadi mulus; tetap siapkan proxy, manajemen media, dan backup. Dengan perencanaan yang tepat, perangkat seperti iphone pro dan pro max bisa menjadi alat produksi serius tanpa menyiksa storage Anda.
➡️ Baca Juga: Erick Thohir Tinjau Proyek PLTS Terbesar di Nusa Tenggara
➡️ Baca Juga: TikTok test fitur AI voice cloning 5 detik, lo bisa bikin suara artis ngomong apa aja, ini bahayanya




