Regional I Injourney Airports Siap Layani 124 Kloter Jemaah Haji dari Soetta dan Kertajati

Jakarta – PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) siap untuk memberikan layanan optimal dalam mendukung operasional keberangkatan jemaah haji untuk tahun 1447H/2026. Di bawah pengelolaannya, terdapat empat bandara, dengan dua di antaranya ditunjuk sebagai Bandara Embarkasi Haji Utama: Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Kertajati (KJT). Dengan persiapan matang ini, diharapkan seluruh jemaah haji akan dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan lancar.

Komitmen Penuh dalam Pelayanan Haji

Bapak I Wayan Darma, Regional CEO Kantor Regional I, menegaskan komitmen semua pihak dalam memastikan keberhasilan operasional haji tahun ini. Bandara Soekarno-Hatta dan Kertajati berperan krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji di tingkat nasional, memastikan bahwa setiap jemaah mendapatkan layanan yang memadai dan efisien.

Inovasi Layanan untuk Jemaah Haji

Di Bandara Soekarno-Hatta, terdapat layanan Mecca Route yang dirancang untuk memudahkan jemaah. Dengan fasilitas ini, mereka dapat tiba di Tanah Suci tanpa harus menjalani antrean panjang di imigrasi, yang sering kali membuat lelah. Sementara di Kertajati, sistem embarkasi penuh diterapkan, di mana seluruh proses keimigrasian diselesaikan di Asrama Haji, sehingga jemaah yang datang ke bandara sudah siap untuk terbang dengan lancar.

“Pendekatan-pendekatan ini mencerminkan misi kami untuk melayani tamu Allah dengan sepenuh hati,” ujar Wayan. Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang baik dengan semua pemangku kepentingan akan terus dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan keberangkatan para jemaah haji 1447H/2026 ke Tanah Suci.

Rincian Kloter Keberangkatan

Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan melayani sebanyak 84 Kelompok Terbang (Kloter) untuk keberangkatan dan kepulangan, dengan total jemaah haji yang berasal dari Banten, DKI Jakarta, Bekasi, dan Lampung mencapai 35.264 orang. Proses ini akan berlangsung dari tanggal 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026. Jemaah akan diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia (GA) dan Saudi Arabian Airlines (SV).

Fasilitas Terintegrasi untuk Jemaah Haji

Terminal 2F di Bandara Soekarno-Hatta difungsikan sebagai pusat layanan haji terintegrasi, yang menawarkan berbagai fasilitas, termasuk:

Keuntungan Mecca Route

Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga termasuk dalam empat bandara di Indonesia yang menawarkan layanan Mecca Route. Ini adalah fasilitas yang mempercepat proses keimigrasian bagi jemaah haji. Dengan Mecca Route, jemaah dapat melakukan pemeriksaan paspor di Bandara embarkasi di Indonesia, sehingga tidak perlu mengantre di bandara tujuan seperti Jeddah dan Madinah.

Melalui sistem ini, semua prosedur seperti pemeriksaan paspor, perekaman biometrik, hingga stempel visa diselesaikan di Indonesia. Ketika tiba di Arab Saudi, jemaah dapat langsung menuju bus jemputan tanpa harus mengantri di loket imigrasi, yang tentunya menghemat waktu dan memberikan kenyamanan.

Pelayanan di Bandara Internasional Kertajati

Sementara itu, Bandara Internasional Kertajati akan melayani 40 Kelompok Terbang (kloter) untuk keberangkatan dan kepulangan, dengan total jemaah haji yang berasal dari Jawa Barat sebanyak 17.620 orang. Proses ini juga akan berlangsung dari tanggal 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026, dengan penerbangan menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines (SV).

Proses Embarkasi Penuh di Kertajati

Pemberangkatan haji dari Bandara Internasional Kertajati dilaksanakan dengan sistem embarkasi penuh, di mana semua proses keimigrasian, termasuk cap paspor, dilakukan di Asrama Haji Indramayu sebelum jemaah menuju bandara. Dengan sistem ini, saat tiba di bandara, jemaah sudah sepenuhnya siap untuk terbang, karena semua proses telah diselesaikan sebelumnya.

Bus yang mengangkut jemaah, yang telah menjalani semua proses oleh petugas imigrasi, akan mendapatkan pengawalan resmi dari asrama haji menuju bandara. Setibanya di bandara, jemaah akan masuk melalui sisi udara (airside) dan langsung menuju ruang tunggu. Beberapa area di terminal bandara juga disterilkan dengan penempatan petugas dan pemasangan q-line, untuk memastikan agar pergerakan jemaah menuju pesawat berlangsung tertib dan nyaman.

Dengan persiapan dan sistem yang telah ditetapkan, Injourney Airports berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah haji, agar mereka dapat melaksanakan ibadah dengan penuh khusyuk dan tanpa hambatan. Keberadaan fasilitas yang memadai serta layanan yang efisien di dua bandara ini diharapkan dapat memenuhi harapan jemaah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah haji di tahun mendatang.

➡️ Baca Juga: Pembatasan Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun di Indonesia: Risiko dan Dampaknya

➡️ Baca Juga: Siaga H-7 Lebaran: Temukan 14 Pos Kesehatan PMI Jakarta di Berbagai Lokasi

Exit mobile version