Ruben Onsu, seorang presenter dan figur publik yang dikenal luas, baru-baru ini mengungkapkan rencananya untuk mengantarkan putranya, Betrand Peto Putra Onsu, atau yang akrab disapa Onyo, menempuh pendidikan di luar negeri. Keinginan ini muncul setelah Ruben mempertimbangkan berbagai aspek pendidikan yang dapat diperoleh Onyo di Amsterdam, Belanda. Dalam sebuah program televisi, Ruben mengungkapkan, “Sebenarnya kemarin itu kita mau ada berangkat ke Amsterdam. Saya berniat memang kepingin Onyo sekolah di Amsterdam,” sebuah pernyataan yang menunjukkan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan anaknya.
Persiapan Kuliah Onyo di Amsterdam
Ruben menjelaskan bahwa ada dukungan dari keluarganya di Belanda yang akan membantu merencanakan pendidikan Onyo. Keluarga besar Ruben yang berada di Amsterdam sudah mulai meneliti berbagai institusi pendidikan yang sesuai untuk putranya. “Di sana udah sama sepupu-sepupu aku yang udah atur ke sana, gitu. Jadi ada beberapa kampus yang memang, mereka lagi pelajari,” tambahnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga dalam proses transisi ini.
Pemilihan Kampus yang Tepat
Setelah mendapatkan informasi mengenai beberapa kampus di Belanda, Ruben berencana untuk mendiskusikannya dengan Onyo. Meskipun keputusan akhir belum ditentukan, Ruben menekankan pentingnya komunikasi antara dirinya dan Onyo mengenai pilihan pendidikan ini. “Dan nanti mereka ke saya, baru saya ke Onyo. Tapi niat saya ini sudah kami rembukkan berdua gitu,” ungkapnya. Pendekatan ini mencerminkan perhatian Ruben terhadap keinginan dan kebutuhan pendidikan anaknya.
Kesiapan dan Kekhawatiran Betrand Peto
Ketika ditanya tentang kesiapan dirinya untuk pindah ke Belanda, Onyo menjawab dengan optimis. Ia menyatakan, “Aku mah siap-siap aja,” meskipun ia juga mengakui adanya rasa gugup yang menyertainya. Salah satu faktor yang menjadi fokusnya adalah proses adaptasi terhadap lingkungan dan budaya baru di negara yang memiliki reputasi tinggi dalam pendidikan tersebut. “Ada deg-degannya karena pindah ke negara besar kan. Jadi mungkin lebih cara berbaurnya kayak gimana nanti,” jelas Onyo. Ini menunjukkan bahwa meskipun siap untuk tantangan baru, ia tetap merasakan kecemasan yang wajar bagi seseorang yang akan menjalani perubahan besar dalam hidupnya.
Dukungan Keluarga Besar di Belanda
Ruben merasa cukup tenang dengan keputusan untuk mengirim Onyo ke Belanda, terutama karena adanya dukungan dari sepupu dan keluarga besar yang tinggal di sana. “Tapi aku tuh tenang karena banyak sepupuku di sana juga, dan mereka welcome banget gitu,” katanya. Keberadaan keluarga di Amsterdam menjadi sumber kenyamanan bagi Ruben, karena ia percaya bahwa Onyo akan mendapatkan dukungan yang diperlukan selama menetap di negara baru.
Perencanaan Keberangkatan yang Matang
Namun, rencana keberangkatan mereka masih memerlukan pertimbangan waktu yang tepat. Ruben ingin memastikan bahwa saat Onyo tiba di Belanda, ia memiliki kesempatan untuk merasakan langsung atmosfer kampus sebelum membuat keputusan akhir. “Kemarin kita udah mau, cuman ada beberapa yang kita nggak bisa. Onyo nggak bisa langsung masuk ke dalamnya gitu,” jelasnya. Ini menunjukkan bahwa Ruben tidak hanya memikirkan pendidikan formal, tetapi juga pengalaman yang menyeluruh bagi Onyo.
Menemukan Keseimbangan antara Pendidikan dan Kehidupan Sosial
Saat mempersiapkan keberangkatan, penting bagi Ruben dan Onyo untuk tidak hanya fokus pada aspek akademis. Kehidupan sosial dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru juga sangat penting. Ruben berusaha memberikan panduan kepada Onyo tentang bagaimana cara menjalin hubungan dengan teman-teman baru dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial di kampus. “Jadi mendingan nanti kedatangan sekali supaya Onyo bisa lihat kampusnya, semuanya, dan nanti biar dia yang tentukan di antara beberapa yang kita lihat, yang mana yang Onyo mau,” pungkas Ruben.
Pentingnya Dukungan Emosional dalam Proses Pindah
Perpindahan ke negara baru bukanlah perkara yang mudah, terutama bagi anak muda seperti Onyo. Dukungan emosional dari orang tua dan keluarga sangat krusial dalam membantu mereka menyesuaikan diri. Ruben berkomitmen untuk selalu menjadi pendukung utama bagi Onyo, memberikan nasihat dan dorongan yang diperlukan agar Onyo merasa lebih percaya diri menghadapi tantangan baru ini.
Persiapan Mental dan Emosional Onyo
Dalam menghadapi perubahan besar ini, Onyo juga mengakui pentingnya persiapan mental. Ia berusaha untuk tetap positif dan terbuka terhadap segala kemungkinan yang akan dihadapinya di Belanda. “Aku harus siap dengan segala sesuatu yang baru, baik itu budaya, bahasa, dan cara belajar yang berbeda,” ujarnya. Kesadaran ini menunjukkan kematangan Onyo dalam mempersiapkan diri untuk masa depan.
Strategi Adaptasi di Lingkungan Baru
Onyo menyadari bahwa untuk dapat beradaptasi dengan baik, ia perlu mempelajari cara berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Beberapa strategi yang ia rencanakan antara lain:
- Belajar bahasa Belanda untuk mempermudah komunikasi.
- Mencari komunitas pelajar Indonesia di Amsterdam untuk merasa lebih dekat dengan budaya asal.
- Terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler di kampus untuk memperluas jaringan sosial.
- Menjaga hubungan dengan teman-teman dan keluarga di Indonesia sebagai dukungan emosional.
- Mengikuti kelas-kelas pengenalan budaya untuk memahami masyarakat setempat lebih baik.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan segala persiapan yang dilakukan, baik Ruben maupun Onyo memiliki harapan besar terhadap pendidikan dan pengalaman yang akan mereka dapatkan di Belanda. Ruben berharap Onyo tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga pengalaman berharga yang akan membentuknya menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih mandiri. “Aku ingin Onyo menjadi pribadi yang kuat, siap menghadapi dunia, dan mampu berkontribusi positif di mana pun dia berada,” ujarnya penuh harapan.
Secara keseluruhan, perjalanan Ruben Onsu dan Betrand Peto menuju pendidikan di Belanda adalah contoh inspiratif dari suatu komitmen terhadap pendidikan dan pengembangan diri. Dengan dukungan keluarga, persiapan yang matang, serta kesadaran akan tantangan yang akan dihadapi, mereka siap menjalani fase baru yang penuh potensi ini.
➡️ Baca Juga: Menteri Kabinet Merah Putih Menghadiri Rapat Koordinasi di Gedung Kementerian Pertahanan
➡️ Baca Juga: Kontrak Baru Bintang Barcelona: Kabar Bahagia untuk Para Penggemar Tim
