Ini Dia Game PlayStation yang Dibatalkan Gara-gara Terlalu Mirip GTA

Tahukah kamu bahwa lebih dari 20 judul game PlayStation potensial dibatalkan hanya karena terlalu meniru formula kesuksesan franchise tertentu? Fakta mengejutkan ini menunjukkan betapa sulitnya menciptakan karya orisinal di industri yang kompetitif.
Grand Theft Auto telah mendominasi genre crime adventure selama puluhan tahun. Banyak developer mencoba meniru magic formula Rockstar Games namun gagal menangkap esensi sebenarnya.
Kemiripan berlebihan justru menjadi bumerang. Alih-alih terinspirasi, banyak proyek akhirnya terlihat seperti copy-paste yang kurang kreatif. MindsEye adalah contoh terbaru bagaimana meniru tanpa inovasi berujung pada pembatalan.
Namun masih ada harapan untuk penggemar genre ini. Beberapa title mengambil pendekatan berbeda dengan fokus pada cerita mendalam atau mekanik gameplay unik. Mereka membuktikan bahwa terinspirasi berbeda dengan menjiplak.
Fenomena Game GTA-like yang Sulit Ditiru
Industri hiburan interaktif telah menyaksikan sebuah fenomena unik selama bertahun-tahun. Banyak pengembang mencoba menciptakan pengalaman serupa namun selalu menemui jalan buntu.
Dominasi Grand Theft Auto di Genre Crime
Rockstar Games telah menciptakan standar emas yang sulit ditandingi. Franchise mereka menguasai genre petualangan kriminal selama lebih dari dua dekade.
Blend khusus antara storytelling dan open-world design menjadi rahasia kesuksesan. Setiap rilis baru selalu dinanti dengan antusiasme tinggi oleh para penggemar.
Upaya Studio Lain Menciptakan Saingan
Berbagai studio telah mencoba berbagai way untuk bersaing. Beberapa franchise seperti Saints Row menemukan niche sendiri dengan pendekatan berbeda.
Mereka fokus pada humor absurd dan customization karakter yang ekstrem. Namun tetap saja, dominasi franchise utama tidak tergoyahkan.
| Franchise | Tahun Rilis | Pendekatan Unik | Tingkat Kesuksesan |
|---|---|---|---|
| Grand Theft Auto | 1997-sekarang | Storytelling realis + open-world | Sangat Tinggi |
| Saints Row | 2006-2022 | Humor absurd + customization | Sedang-Tinggi |
| Mafia | 2002-2020 | Setting historis + cerita linear | Sedang |
MindsEye: Contoh Terbaru Kegagalan
Proyek ambitious yang dipimpin mantan president Rockstar North menjadi pelajaran berharga. MindsEye menerima kritikan pedih setelah rilis di tahun 2025.
Review buruk menyoroti kemiripan yang terlalu mencolok tanpa inovasi berarti. Para kritikus menyatakan produk ini hanya copy-paste tanpa jiwa.
Respons pasar terhadap upaya menjadi “pembunuh” franchise ternama selalu negatif. Penggemar genre crime lebih menghargai orisinalitas daripada tiruan.
Kisah Cancelled PlayStation Game GTA-like yang Kontroversial

Dunia hiburan interaktif pernah menyimpan sebuah cerita menarik tentang ambisi dan kenyataan. Sebuah proyek besar yang diumumkan dengan gegap gempita akhirnya harus berakhir di meja pembatalan.
Proyek ambisius dari mantan president Rockstar North
Leslie Benzies, mantan presiden Rockstar North, memimpin team pengembang dengan visi besar. Mereka ingin menciptakan pengalaman open-world yang memukau para players.
Pengumuman resmi melalui trailer pertama langsung menyedot perhatian. Banyak yang berharap ini akan menjadi answer untuk kebutuhan penggemar genre petualangan modern.
Masa development berlangsung dalam period yang cukup panjang. Setiap perkembangan selalu dinantikan oleh komunitas penggemar.
Alasan pembatalan: Kemiripan yang terlalu mencolok
Ketika versi beta mulai beredar, kritik pun bermunculan. Banyak mekanik gameplay yang dianggap terlalu mirip dengan franchise terkenal.
Unsur narrative dan sistem misi sekunder tidak menunjukkan inovasi. Alur cerita dan desain karakter juga dinilai kurang original.
Studio pengembang mengalami debt yang cukup besar akibat lama nya proses produksi. Keputusan akhir pun diambil untuk menghentikan proyek ini.
Respon komunitas terhadap keputusan pembatalan
Reaksi para pemain terbagi menjadi dua kubu yang berbeda. Sebagian memahami keputusan tersebut sebagai langkah tepat.
Sebagian lain merasa kecewa karena sudah menantikan action dan petualangan yang dijanjikan. Diskusi hangat terjadi di berbagai forum online.
Industri game belajar banyak dari kasus ini. Inovasi dan originalitas tetap menjadi kunci utama kesuksesan sebuah produk.
Alternatif Game Crime yang Berbeda dari GTA

Meskipun banyak yang mencoba meniru, beberapa pengembang justru memilih jalan berbeda. Mereka menciptakan pengalaman unik dengan pendekatan segar yang patut diperhitungkan.
ENDS: Pendekatan Unik dengan Setting London
Proyek ambisius ini berhasil melewati target crowdfunding pada Desember 2023. ENDS menawarkan sesuatu yang jarang terlihat dalam genre crime adventure.
Setting London menjadi pilihan menarik dengan alasan yang masuk akal. Sistem combat fokus pada pertarungan tangan kosong dan senjata jarak dekat.
Ini sesuai dengan hukum senjata ketat di Inggris. Setiap pilihan pemain akan mempengaruhi jalannya cerita secara signifikan.
Samson: A Tyndalston Story
Dikembangkan oleh tim berpengalaman dari studio ternama, title ini menjanjikan pengalaman berbeda. Cerita mengikuti perjuangan seorang pria yang terlilit hutang.
Combat system menawarkan melee combat yang brutal dan memuaskan. Lingkungan interaktif yang dinamis menambah kedalaman gameplay.
Dengan harga $24.99, produk ini menjadi alternatif terjangkau. Setiap tindakan pemain memiliki konsekuensi permanen dalam cerita.
Perbedaan Pendekatan Narrative
Kedua produk ini mengambil jalur storytelling yang lebih personal dan grounded. Berbeda dengan satire sosial yang menjadi trademark franchise besar.
Mekanik gameplay dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih intim. Fokus pada cerita karakter daripada skala dunia yang massive.
Ini membuktikan bahwa inovasi bisa datang dari pendekatan yang berbeda. Developer indie menunjukkan bahwa originalitas masih sangat mungkin dilakukan.
Kesimpulan
Pelajaran penting dari fenomena ini adalah bahwa meniru tanpa inovasi jarang membuahkan hasil. Banyak proyek ambisius akhirnya terhenti karena terlalu mirip dengan karya lain.
Kunci sukses terletak pada diferensiasi dan identitas unik. Developer indie seperti Liquid Swords membuktikan hal ini dengan Samson: A Tyndalston Story yang menawarkan pendekatan segar.
Masa depan genre crime adventure tetap cerah dengan variasi baru. Komunitas semakin terbuka terhadap karya-karya original dengan story dan mekanik unik.
Inovasi dan keberanian bereksperimen akan selalu lebih dihargai. Ini membuka jalan bagi pengalaman gaming yang lebih beragam dan menarik untuk dinikmati.
➡️ Baca Juga: Inovasi Deteksi Kerusakan Jalan Buatan UGM Dipamerkan di KSTI Bandung
➡️ Baca Juga: Lembaga Survei Ungkap Elektabilitas Capres Meningkat



