5 Sekolah Dasar Ajukan TKA 2026 Susulan, Simak Informasinya di Sini!

Pendidikan adalah salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan. Dalam konteks ini, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi momen krusial yang tidak hanya mengukur kemampuan akademis siswa, tetapi juga menguji kesiapan mereka menghadapi tantangan di jenjang berikutnya. Namun, situasi tak terduga terkadang mengganggu proses ini. Salah satu contohnya adalah lima sekolah dasar yang mengajukan permohonan untuk pelaksanaan TKA susulan pada tahun 2026. Apa yang menyebabkan mereka mengambil langkah ini? Mari kita telusuri informasi lebih dalam tentang kasus ini.
Pengajuan TKA Susulan oleh Lima Sekolah Dasar
Pada hari Senin, 20 April 2026, pelaksanaan TKA untuk Sekolah Dasar resmi dimulai. Namun, tidak lama setelah dimulainya ujian, lima sekolah dasar di Ternate, Maluku Utara, segera mengajukan permohonan untuk melakukan TKA susulan. Permohonan ini tidak lepas dari situasi darurat yang mereka hadapi akibat gempa bumi yang melanda wilayah tersebut. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kendala yang dialami oleh sekolah-sekolah tersebut.
“Lima sekolah tersebut telah meminta untuk mengikuti ujian susulan karena dampak dari gempa yang terjadi di Ternate,” ungkap Toni. Ia menambahkan bahwa informasi mengenai permintaan ujian susulan tersebut langsung diterima oleh kementerian. Dalam situasi seperti ini, respons cepat sangat penting untuk memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti ujian.
Detail Sekolah yang Mengajukan TKA Susulan
Dari kelima sekolah yang mengajukan permohonan TKA susulan, empat di antaranya merupakan sekolah negeri, yaitu:
- SD Negeri 76
- SD Negeri 77
- SD Negeri 78
- SD Negeri 79
Selain itu, ada satu sekolah swasta yang juga terlibat, yaitu SD GPM Tifure. Masing-masing dari sekolah ini akan mendapatkan jadwal tersendiri untuk pelaksanaan ujian susulan.
Jadwal dan Format TKA 2026
TKA untuk SD tahun 2026 memiliki format yang berbeda dibandingkan dengan ujian sekolah pada umumnya. Ujian ini difokuskan pada dua mata pelajaran inti, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia, tanpa adanya mata pelajaran pilihan. Dalam pelaksanaannya, siswa diharuskan menyelesaikan sejumlah soal yang telah ditentukan dalam waktu yang telah ditetapkan. Berikut adalah rincian waktu pengerjaan untuk masing-masing mata pelajaran:
- Matematika dan Numerasi: 30 soal (75 menit), ditambah waktu latihan 10 menit dan survei karakter 20 menit.
- Bahasa Indonesia dan Literasi: 30 soal (75 menit), ditambah waktu latihan 10 menit dan survei sulingjar 20 menit.
Secara keseluruhan, TKA SD 2026 akan dilaksanakan dalam empat gelombang dengan total 16 sesi ujian. Untuk satuan pendidikan nonformal, ujian akan dilakukan dalam satu gelombang yang terdiri dari 4 sesi. Pengawasan dalam pelaksanaan ujian ini dilakukan secara ketat melalui sistem pengawas silang dan pemantauan langsung oleh pihak Kemendikdasmen melalui konferensi Zoom.
Rincian Waktu Pelaksanaan TKA
Berikut adalah pembagian waktu untuk setiap sesi ujian:
- Sesi I: 07.00 – 08.45 WIB
- Sesi II: 09.15 – 11.00 WIB
- Sesi III: 11.30 – 13.15 WIB
- Sesi IV: 13.45 – 15.30 WIB
Linimasa Pelaksanaan TKA SD 2026
Bagi satuan pendidikan dan orang tua, berikut adalah linimasa lengkap pelaksanaan TKA SD tahun ini yang perlu diperhatikan:
- Pendaftaran: 19 Januari – 28 Februari 2026
- Simulasi: 2 – 8 Maret 2026
- Gladi Bersih: 9 – 17 Maret 2026
- Pelaksanaan Utama: 20 – 30 April 2026
- Pelaksanaan Susulan: 11 – 17 Mei 2026
- Pengolahan Hasil: 18 – 23 Mei 2026
- Pengumuman Hasil: 24 Mei 2026
Dengan adanya informasi ini, diharapkan semua pihak yang terlibat, baik siswa, orang tua, maupun sekolah, dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi TKA 2026. Keberhasilan dalam ujian ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademis, tetapi juga oleh persiapan matang dan dukungan dari lingkungan sekitar.
Melalui berbagai langkah yang diambil oleh Kemendikdasmen dan sekolah-sekolah, semoga setiap siswa mendapatkan kesempatan yang adil untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ini adalah saat yang krusial untuk masa depan pendidikan mereka, dan penting bagi semua pihak untuk saling mendukung.
➡️ Baca Juga: Militer Kolombia Kehilangan 66 Personel Akibat Jatuhnya Pesawat Hercules
➡️ Baca Juga: Harga Emas Antam Menguat Jelang Lebaran, Simak Rincian Terbaru dan Trennya




