
Sepuluh hari terakhir dari bulan suci Ramadhan selalu menjadi sorotan bagi sejumlah besar umat Islam di penjuru dunia setiap tahunnya.
Di fase akhir Ramadhan ini, Nabi Muhammad SAW, berdasarkan riwayat yang ada, meningkatkan intensitas ibadahnya melebihi hari-hari biasa dalam bulan puasa tersebut.
Ibadah yang sangat dianjurkan selama periode ini adalah memperbanyak doa, termasuk doa harian dan doa khusus pada malam Lailatul Qadar.
Untuk membantu umat Islam agar dapat lebih fokus dalam beribadah, berikut ini adalah informasi terperinci tentang jadwal, bacaan doa, amalan, serta keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan di tahun 2026.
Terhitung mulai kapan sepuluh hari terakhir Ramadhan di tahun 2026?
Pemerintah bersama dengan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan bahwa awal Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Kamis, tanggal 19 Februari 2026.
Sementara itu, Muhammadiyah memilih untuk memulai Ramadhan lebih awal, yaitu pada hari Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Penetapan ini memberikan pengaruh pada jadwal sepuluh hari terakhir Ramadhan di tahun 2026.
Berikut adalah jadwal versi Pemerintah dan NU:
Mulai hari ke-21 sampai hari ke-30, jatuh pada tanggal 11 Maret 2026 hingga 20 Maret 2026.
Sedangkan jadwal versi Muhammadiyah (KHGT) untuk sepuluh hari terakhir Ramadhan:
Mulai dari hari ke-21 sampai hari ke-30, jatuh pada tanggal 10 Maret 2026 hingga 19 Maret 2026.
Berbicara tentang doa pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, ada doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari, mulai dari hari ke-21 hingga hari ke-30.
Selain itu, terdapat juga doa malam Lailatul Qadar yang sangat disarankan untuk dibaca secara rutin selama sepuluh malam terakhir.
Berikut adalah bacaan doa malam Lailatul Qadar:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Dalam bahasa Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Yang berarti: “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau menyukai maaf, maka maafkanlah aku.”
Berikut adalah bacaan doa untuk hari ke-21 Ramadhan:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِيهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَلَا تَجْعَلِ الشَّيْطَانَ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيلاً وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ لِي مَنْزِلاً وَمَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِينَ
Dalam bahasa Latin: Allaahummaj ‘al lii fiihi ilaa mardhootika daliilaan wa laa taj’alis syaithooni fiihi ‘alayya sabiilan waj’alil jannata lii manzilann wa maqiilaan yaa qoodiya hawaaijit thoo libiin.
➡️ Baca Juga: Gelombang Aksi Tolak Inpres Anggaran 2025: Apa yang Terjadi?
➡️ Baca Juga: Lindungi THR Anda dari Ancaman Penipuan Digital
