Bupati Bandung Tegaskan Pentingnya Peran Tirta Raharja Menghadapi Cuaca Ekstrem

Pentingnya akses air bersih bagi kesehatan masyarakat tidak dapat diabaikan, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem yang sering melanda daerah-daerah seperti Kabupaten Bandung. Dalam konteks ini, Perumda Air Minum Tirta Raharja berperan krusial dalam memastikan ketersediaan air bersih. Hal ini menjadi fokus utama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Perumda Tirta Raharja di Kota Cimahi pada Selasa, 7 April 2026. Melalui kunjungan ini, ia ingin menekankan pentingnya langkah-langkah strategis dalam menghadapi fenomena cuaca yang tidak menentu.
Pentingnya Ketersediaan Air Bersih
Bupati Dadang Supriatna menyatakan bahwa ketersediaan air bersih merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan. Kesehatan masyarakat sangat bergantung pada akses mereka terhadap air yang aman dan berkualitas. Dengan meningkatnya risiko cuaca ekstrem, langkah-langkah mitigasi yang tepat menjadi sangat penting.
Mitigasi Terhadap Cuaca Ekstrem
Menurut Bupati, Perumda Tirta Raharja perlu meningkatkan langkah mitigasi untuk menghadapi cuaca ekstrem, termasuk fenomena El Nino yang dapat mempengaruhi pola curah hujan. Beberapa tindakan yang disarankan meliputi:
- Pengembangan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) darurat.
- Kesiapan sumber daya manusia yang dapat diandalkan selama 24 jam.
- Penyusunan rencana distribusi air berbasis zonasi.
- Peningkatan sinergi antara berbagai pihak terkait.
- Pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas langkah-langkah yang diambil.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan air bersih tidak terganggu meskipun dalam kondisi yang sulit sekalipun.
Perkembangan Layanan Perumda Tirta Raharja
Selama kunjungan tersebut, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Tedy Setiabudi, memberikan informasi mengenai perkembangan layanan yang mereka tawarkan. Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah sambungan langganan (SL) mencapai 121.000, yang mencerminkan cakupan layanan sekitar 12,5 persen dari total kebutuhan air minum yang aman bagi masyarakat di Kabupaten Bandung.
Target Peningkatan Layanan
Tedy juga menambahkan bahwa Perumda Tirta Raharja memiliki target untuk meningkatkan cakupan layanan secara bertahap pada tahun 2026. Hal ini terutama difokuskan kepada masyarakat yang hingga saat ini belum memiliki akses yang memadai terhadap air minum yang layak. Ia menyatakan,
“Di tahun 2026, kami akan berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat Kabupaten Bandung yang belum mendapatkan air minum aman dapat segera terlayani oleh Perumda Tirta Raharja.”
Penghargaan atas Kinerja Perumda Tirta Raharja
Di akhir kunjungan, Bupati Dadang Supriatna memberikan apresiasi kepada Perumda Tirta Raharja, yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan hasil audit keuangan tahun 2025. Penghargaan ini mencerminkan kerja keras serta kolaborasi yang baik antara manajemen dan dewan pengawas.
Komitmen untuk Pelayanan Optimal
Bupati Dadang menekankan bahwa mempertahankan predikat WTP bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan komitmen dan kerja keras dari seluruh jajaran untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Ia menambahkan,
“Dibutuhkan kekompakan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.”
Peran Tirta Raharja dalam Menghadapi Tantangan Air Bersih
Dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan kebutuhan air bersih yang terus meningkat, peran Tirta Raharja menjadi semakin penting. Kebijakan dan tindakan yang diambil akan sangat berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Strategi Jangka Panjang
Untuk memastikan keberlanjutan layanan air bersih, Tirta Raharja perlu menerapkan strategi jangka panjang yang mencakup:
- Peningkatan infrastruktur distribusi air.
- Penelitian dan pengembangan sumber air alternatif.
- Pendidikan masyarakat mengenai pentingnya konservasi air.
- Kerjasama dengan pemerintah dan lembaga terkait.
- Implementasi teknologi baru dalam pengelolaan air.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Tirta Raharja dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, sekaligus memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Selain upaya dari pihak Perumda Tirta Raharja, kesadaran masyarakat juga memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan air bersih. Masyarakat perlu dilibatkan dalam program-program konservasi air dan pemeliharaan sumber daya air.
Peran Masyarakat dalam Konservasi Air
Beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk berkontribusi dalam konservasi air meliputi:
- Penggunaan air secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengurangi pemborosan air dalam kegiatan rumah tangga.
- Partisipasi dalam program penghijauan untuk menjaga sumber air.
- Melaporkan kebocoran atau penyalahgunaan air kepada otoritas terkait.
- Berpartisipasi dalam kampanye kesadaran akan pentingnya air bersih.
Dengan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan ketersediaan air bersih dapat terjaga dan ditingkatkan.
Kesimpulan
Keberhasilan Perumda Tirta Raharja dalam menyediakan air bersih yang aman dan berkualitas sangat bergantung pada sinergi antara berbagai pihak. Dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem, peran Tirta Raharja akan semakin vital. Dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat, peningkatan layanan, dan kesadaran masyarakat, diharapkan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Review Gadget Singkat Tablet Multimedia Nyaman untuk Streaming Film dan Serial
➡️ Baca Juga: Investor Menyambut Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Optimisme yang Kuat dan Berharap




