ManageEngine Luncurkan Platform Keamanan Endpoint Terpadu untuk Hadapi Ancaman AI dan Ransomware

Jakarta – ManageEngine, yang merupakan bagian dari Zoho Corporation dan dikenal sebagai penyedia solusi manajemen TI terkemuka, baru-baru ini mengumumkan peluncuran Endpoint Central, sebuah platform keamanan endpoint yang dirancang untuk mengelola dan melindungi semua perangkat kerja karyawan dari satu lokasi. Dengan tambahan fitur deteksi dan respons ancaman secara otomatis, platform ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan perangkat (endpoint detection and response/EDR) secara signifikan.
Memahami EDR dalam Keamanan Endpoint
EDR adalah sistem canggih yang dirancang untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan dan menghentikannya sebelum dapat menyebar ke sistem yang lebih luas. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan fitur akses privat yang lebih aman, yang memastikan bahwa setiap perangkat harus melalui proses verifikasi yang ketat sebelum mendapatkan akses ke sistem perusahaan. Konsep ini sejalan dengan prinsip Zero Trust, yang menegaskan bahwa tidak ada perangkat yang langsung dipercaya, bahkan setelah berhasil melakukan login.
Ancaman Siber yang Meningkat di Era Digital
Dalam konteks digitalisasi yang semakin cepat di Indonesia, ancaman siber juga mengalami peningkatan yang signifikan. Badan Siber dan Sandi Negara melaporkan bahwa antara Januari hingga Juli 2025, terdapat lebih dari 3,64 miliar anomali trafik yang menunjukkan aktivitas serangan siber. Angka ini mencerminkan tingginya risiko yang dihadapi oleh perusahaan seiring dengan semakin besarnya ketergantungan pada teknologi dan perangkat digital.
Kompleksitas Ancaman Siber
Ancaman siber terus berkembang baik dari segi jumlah maupun kompleksitas. Serangan yang mencakup malware, akses ilegal, dan ransomware kini semakin sering menargetkan perangkat kerja, termasuk laptop, perangkat mobile, dan workstation yang digunakan oleh karyawan. Hal ini tidak hanya mengganggu operasional bisnis, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian yang signifikan.
Perangkat sebagai Target Utama
Seiring dengan kebutuhan perusahaan untuk mengelola karyawan yang bekerja dari berbagai lokasi dan menggunakan perangkat yang beragam, endpoint kini menjadi fokus utama dalam strategi keamanan TI. Namun, banyak organisasi masih menggunakan alat yang terpisah untuk manajemen perangkat, perlindungan terhadap ancaman, dan pengaturan akses jarak jauh. Pendekatan ini dapat menyebabkan sistem yang lebih rumit dan meningkatkan risiko keamanan.
Peran AI dalam Serangan Siber
Di sisi lain, para pelaku serangan kini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan serangan yang lebih canggih dan besar skala, termasuk ransomware. Sementara itu, model akses lama yang berbasis VPN justru menambah risiko karena sering memberikan akses yang terlalu luas ke jaringan setelah login berhasil.
Peralihan ke Platform Terpadu
Karena itu, semakin banyak perusahaan yang beralih ke platform terpadu yang mengintegrasikan manajemen perangkat, keamanan, dan kontrol akses berbasis Zero Trust dalam satu sistem berbasis AI. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kompleksitas dan meningkatkan ketahanan terhadap serangan siber.
Pentingnya Kecepatan dalam Keamanan Endpoint
“Keamanan endpoint saat ini menuntut kecepatan: perusahaan harus mampu mendeteksi dan menghentikan ancaman dengan cepat, sambil tetap memastikan akses yang aman ke aplikasi internal, bahkan jika kredensial sudah bocor,” ungkap Chirag Mehta, wakil presiden dan analis utama di Constellation Research.
Mengurangi Waktu Penyerang dalam Sistem
“Mengintegrasikan EDR dengan kontrol akses berbasis kepercayaan perangkat sangat membantu dalam mengurangi waktu yang dihabiskan penyerang di dalam sistem dan membatasi dampak yang ditimbulkan,” tambahnya dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (31/3).
Integrasi dan Kemudahan Penggunaan
Dengan menggabungkan EDR dan Secure Private Access ke dalam Endpoint Central, ManageEngine menghadirkan solusi yang menyatukan deteksi ancaman, respons, dan kontrol akses dalam satu platform yang dibangun dari awal. Ini memastikan bahwa semua fitur terintegrasi dengan baik, stabil, dan mudah digunakan. Tim TI dan keamanan dapat bekerja dengan data yang sama, memungkinkan deteksi lintas sistem dan proses investigasi dilakukan dengan lebih efisien.
Pengelolaan yang Praktis dan Efisien
Selain itu, tindakan perbaikan seperti pembaruan keamanan (patching) dan penguatan konfigurasi dapat dilakukan langsung dari sistem yang sama. Endpoint Central menggunakan aplikasi kecil yang diinstal di setiap perangkat dan satu dashboard terpusat, sehingga pengelolaan perangkat, pengaturan akses, dan penanganan masalah keamanan menjadi lebih praktis dan mudah.
Menjawab Tantangan Kerja Jarak Jauh
“Seiring dengan karyawan yang kini bekerja dari berbagai lokasi, baik di kantor, rumah, maupun saat dalam perjalanan, serta menggunakan berbagai perangkat kerja yang berbeda, endpoint kini menjadi titik utama untuk deteksi ancaman dan kontrol akses,” kata Mathivanan Venkatachalam, wakil presiden di ManageEngine.
Transformasi Keamanan Proaktif
“Dengan kemampuan ini, kami membantu perusahaan beralih dari sistem keamanan yang hanya bereaksi setelah terjadinya masalah menjadi sistem yang lebih mandiri. Sistem ini dapat mendeteksi ancaman lebih awal, mengambil tindakan otomatis, dan mengurangi ketergantungan pada respons manual dari tim TI. Ini memastikan bahwa hanya perangkat yang terpercaya yang dapat mengakses sistem penting,” terangnya.
Fitur Utama dari Endpoint Central
Endpoint Central menawarkan berbagai fitur yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam pengelolaan perangkat. Beberapa fitur utama yang ditawarkan antara lain:
- Integrasi EDR untuk deteksi dan respons ancaman yang cepat.
- Kontrol akses berbasis Zero Trust untuk memastikan keamanan perangkat.
- Dashboard terpusat untuk pengelolaan perangkat yang lebih praktis.
- Automasi pembaruan keamanan untuk menjaga sistem tetap up-to-date.
- Dukungan untuk berbagai jenis perangkat yang digunakan oleh karyawan.
Dengan peluncuran Endpoint Central, ManageEngine menunjukkan komitmennya untuk menyediakan solusi keamanan yang komprehensif dan terintegrasi, menjawab tantangan yang dihadapi perusahaan di dunia digital saat ini. Keberhasilan dalam mengelola dan mengamankan endpoint tidak hanya melindungi aset perusahaan, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan kepercayaan karyawan terhadap sistem yang digunakan.
➡️ Baca Juga: Polda Jateng Latih 185 Polwan Menjadi Negosiator dalam Penanganan Aksi Massa
➡️ Baca Juga: Program Padat Karya Siapkan 1 Juta Pekerja di 2026 untuk Atasi Tekanan Ekonomi Global



